Kau datang.. disaat aku tak mengharapkan sesiapa..
Dengan manisnya, kau tawarkan kasih dan cinta..
Dengan gigihnya, kau yakinkan aku dengan cintamu..
Dengan ikhlasnya, kau rindui aku disetiap detik.
Kau berbeda.. tak seperti lainnya,
yang datang dan pergi begitu saja.
Kau menawarkan ku cinta yang luar biasa,
hingga akhirnya, aku pun jatuh cinta.
Dimulai dari detik, menit, jam dan hari-hari
yang kita lewati bersama..
Semakin lama, semakin cinta kurasa..
semakin dalam aku jatuh.
sangat dalam, sedalam tatap mu,
sedalam rindu yang tak terpendam.
Sayang.. senang, aku adalah wanita terbahagia disaat itu.
memilikimu yang menyayangiku,
dan seorang peri kecil cantik bernama Leyna.
meskipun aku bukanlah Ibu yang melahirkan nya,
aku sangat menyayanginya..
tak peduli apa pikir orang,
kalian tetap kucintai ..
kucintai kalian melebihi cintaku pada diriku sendiri.
Waktu berlalu begitu cepat..
bahkan aku tak ingat sudah berapa kali
matahari dan bulan bergantian menghiburku,
disaat kamu sibuk.
iya, sibuk.
sibuk membuatku terpesona denganmu.
Dan, sekali lagi aku terjatuh.
jatuh lebih dalam lagi.
kali ini, bukan cinta yang kurasa,
namun sakit. sakit sekali.
Kudapati kau telah berubah.
..."Kamu siapa? Aku ini apa?"...
kau mengacuhkan ku, kau tak melihatku,
bahkan kau membuat ku gila..
Kau bukan lagi kau yang dulu aku kenal.
Kau bukan lagi kau yang dulu mengejarku.
Kau bukan lagi kau yang selalu minta untuk bertemu,
Kau bukan lagi kau yang selalu merindukanku..
merindukan pelukku, kecupku, pun manjaku.
Kau menghilang, atau mungkin sedang menghilang kan rasamu?
Adakah wanita lain?
atau cinta yang lain?
Kau membuat ku bertanya-tanya
Apa salahku? apa kurangku?
teganya kau mencampakan aku.
padahal, segala lelah dan perih ini
ikhlas kurasakan demi bahagiamu.
segala kata-kata bodoh tertuju padaku.
segala permintaan untuk meninggalkanmu,
mereka ajukan padaku..
manakala mereka tahu yang kurasa.
Tapi, aku tetap disini..
tetap memilih tinggal tak pergi..
teringat janji yang pernah kau ucap,
untuk selalu menggenggam tanganmu,
menggapai apa yang kita harapkan,
dan tak ada kata pisah.
Kaulah satu-satunya yang mampu membuatku mengharapkan yang tak pasti.
kau mampu membuatku bertahan dalam kesakitan ini.
kau mampu membuatku mencintaimu sangat dalam,
bahkan, rasa cinta yang begitu dalam kepadamu
telah menenggelamkan jiwaku.
hingga aku tak lagi mampu mengenali diriku sendiri..
raga ini semakin asing.
tapi mengingat janjimu dan besarnya cintaku padamu,
aku takan lelah bertahan menjaga cinta ini.
bertahan mencintaimu, mencitaimu seperti
pohon anggur.
terus tumbuh, tanpa minta pengakuan.
Aku tak peduli, aku tak takut..
seberapa banyak wanita di sekitar mu.
suatu hari nanti kau akan menyadari
cintakulah yang paling abadi
karena cintaku dari hati.
Rumit, sungguh rumit cinta ini.
tulisan ini pun masih belum mampu menggambarkan perasaanku.
tapi aku akan tetap teguh.
menggandengmu, mengingatkanmu
untuk bersama sama setia pada janji,
pada apa yang kita kejar untuk bisa bahagia bersama.
Aku yakin..
kamu yang dahulu dan seluruh cintamu akan datang
kembali menjemputku didalam batas mimpi tak terjamah.
dan bahagia bersama..
Aku, Kamu dan Leyna..
-E.S-